
Toyota Gazoo Racing (GR) tengah mempersiapkan tambahan model mobil sport baru dalam koleksinya. Namun, tidak semua kendaraan akan menggunakan logo GR, karena setiap model harus disesuaikan dengan aspek performa dan pengendalian yang diinginkan.
Menurut Carscoops, divisi GR Parts yang dikenal dengan keahliannya dalam memodifikasi kendaraan standar menjadi lebih sporty, baru-baru ini memperkenalkan perubahan pada salah satu model van Toyota, yaitu HiAce. Toyota mengungkapkan bahwa HiAce GR versi pertama terinspirasi desain off-road, yang menjadikannya ideal untuk penggunaan luar ruangan maupun di jalan raya.
Untuk versi kedua GR Parts, perubahan yang lebih signifikan terlihat pada desain bumper depan dan side skirt. Versi pertama HiAce GR dilengkapi dengan sisipan bumper yang kokoh, LED terintegrasi, serta pelat selip bergaya logam. Elemen-elemen ini disatukan oleh side skirt yang juga berfungsi sebagai pijakan samping, dilengkapi dengan mudflap bergaya GR yang tersedia dalam pilihan warna merah atau hitam.
Sementara itu, pada versi kedua, desainnya lebih sporty dengan hadirnya splitter depan dan side skirt yang lebih ramping. Pemilik kendaraan pun memiliki pilihan untuk menambahkan bumper belakang yang lebih dalam dengan diffuser mini, serta satu set velg berukuran 15 inci dan rangka pelat nomor dengan baut bertuliskan GR.
Di sisi lain, pabrik baterai untuk kendaraan listrik pertama Toyota di Amerika kini siap beroperasi. Fasilitas produksi yang terletak di North Carolina ini telah menginvestasikan hampir US$14 miliar dan akan mulai memproduksi baterai pada April 2025, khusus untuk kendaraan listrik Toyota dan Lexus yang dijual di pasar Amerika Utara.
Pabrik ini adalah yang pertama dibangun oleh Toyota di luar Jepang. Dengan memiliki 14 jalur perakitan, sepuluh di antaranya dikhususkan untuk memproduksi modul baterai untuk mobil listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV), sementara empat jalur lainnya digunakan untuk produksi hybrid (HEV).
Toyota memperkirakan bahwa pada tahun 2030, total produksi baterai di pabrik ini akan mencapai 30 gigawatt-jam per tahun, cukup untuk mendukung lebih dari 400 ribu unit BEV dengan kapasitas baterai 70 kWh. Pada 2024, Toyota diperkirakan akan menjual sekitar 140 ribu unit kendaraan listrik di seluruh dunia, dengan 18.750 unit di antaranya dipasarkan di Amerika Serikat.
Saat ini, Toyota hanya memiliki satu model kendaraan listrik murni, yaitu bZ4X. Namun, perusahaan Jepang ini berencana untuk meluncurkan antara lima hingga tujuh model kendaraan listrik baru di pasar Amerika Serikat dalam dua tahun mendatang.
SUMBER. MERDEKA.COM







